Jumat, 13 Februari 2015

BUSINESS: WAR OF INNOVATION IN FUTURE


Perang inovasi sudah pasti akan mudah kita temukan di masa depan. Hal ini adalah hal yang paling wajar, karena bisa kita akui setiap tahun demi tahun perkembangan dan perbaruan teknologi terus terjadi di muka bumi. Khususnya dalam persaingan bisnis dunia. Semua pihak selalu mengeluarkan inovasi barunya untuk memerangi lawan dan menarik keuntungan.
phone1
contoh gambar inovasi teknologi smartphone
Sebagai masyarakat normal, tentunya hal ini sangat menguntungkan kita. Karena dengan adanya hal tersebut, kita justru dimudahkan oleh segala keuntungan yang mereka berikan sehingga menjadikan kebutuhan yang kita butuhkan telah tersedia oleh bantuan inovasi teknologi tersebut.
Tetapi pernahkan kita sadari jika kita membuka pandangan sebagai pelaku bisnis? Hmmm… Tentunya hal ini membuat para pebisnis dunia gigit jari. Alhasil kerja keras dalam menemukan inovasi dan kreasi baru mau tak mau harus terus mereka lakukan semasa menjalankan bisnisnya. Karena dengan kita lengah sedikit saja, kita bisa tertinggal oleh banyak pesaing yang telah berhasil mengeluarkan inovasi mereka.
Berikut adalah gambaran akan fakta yang terjadi sekarang. Dimana teknologi sudah merajai dunia bisnis, sehingga menciptakan kesempatan dan ancaman tersendiri bagi beberapa pihak pelaku bisnis.
A)   PAPERLESS: Ini adalah bahaya utama bagi produsen kertas/buku. Kini masyarakat telah belaih zaman. Dimana segala halnya bisa mudah di dapatkan dengan teknologi.
-       E-Book: Kebanyakan orang yang bekerja menggunakan PC lebih memilih untuk men-download ebook di internet daripada membeli langsung ke toko-toko buku. Bahkan ada sebagian ebook yang tidak di kenakan biaya download, alias gratis!
-       E-News: Banyak dari produsen-produsen koran Jakarta (bahkan dunia), yang kini berkembang untuk membuat e-news. Mereka membaca ancaman kedepan yang dapat menurunkan daya beli masyarakat modern akan koran. Karena banyak sekali online-news yang mudah di dapatkan di internet.
-       E-Recipe: Produsen pembuat buku-buku resep makanan kini tak sejaya masa dulu. Kebanyakan dapat orang mencari sendiri resep yang mereka butuhkan di internet daripada membeli nya di toko-toko buku  yang ada.
-       E-Work Sheet: Sudah tak aneh lagi, segala bentuk pekerjaan kini dilakukan menggunakan bantuan IT. Tak seperti masa lampau, yang selalu menggunakan lembaran kertas. Tidak hanya di perkantoran, di sekolah-sekolah pun kini mengharuskan menggunakan hal ini dalam pengerjaan tugas. Bahkan seperti Kampus Purwadhika Nusantara yang sudah sangat beralih dari istilah paperless. Tentunya hal ini meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan kita.
Hal tersebut telah menjadi hantu sendiri bagi produsen-produsen kertas, khususnya buku-buku tulis.
B)   TRAVEL-LESS: Rasanya perusahaan/ lembaga penyalur jasa travel harus gigit jari dengan kemajuan IT di era ini. Hal ini menyangkut penjualan tiket di jalur penerbangan, hotel, akomodasi, dan lain-lain.  Salah satu hal yang terkait dengan problem ini adalah dalam dunia bisnis internasional.
Dimana di kenal istilah business meeting, yaitu pertemuan langsung antara dua orang atau lebih dalam satu perusahaan maupun berbeda, untuk membicarakan segala hal yang terkait dengan bisnis yang mereka lakukan.
Otomatis, jika kedua pihak tersebut berbeda Negara, mau tidak mau mereka harus melakukan traveling berikut penerbangan ke Negara tujuan, reservasi hotel, akomodasi, dan keperluan lainnya. Tentu hal ini menjadi sumber pendapatan yang besar bagi perusahaan travel/penerbangan. Dan menjadi biaya tambahan yang  tak sedikit bagi para pebisnis.  
Tetapi kebiasaan ini seakan sudah memudar  dalam dunia bisnis internasional. Teknologi masa kini sangat membantu mereka dalam masalah jarak. Sejauh apapun dan kapanpun, permasalahan jarak dan waktu seakan tak sama sekali menjadi problematik.
Sharing data dan berkomunikasi melalui chat/webcam dapat dengan mudah dilakukan melalui internet. Sehingga business meeting dan segala urusan pekerjaan dapat dijalani dengan lebih efisien. Bahkan hal ini sudah banyak dilakukan antar pemerintah di daerah/ kota/negara yang berbeda, bahkan benua yang berbeda.
C)   HARDWARE-LESS: IT (khususnya teknologi Cloud Computing) tampaknya menguntungkan bagi para pebisnis di perusahaan maupun individu dalam masalah infrasutruktur /hardware. Kini mereka tak usah lagi membeli peralatan mahal untuk melakukan bisnis mereka. Seperti biaya tambahan untuk Interconnection seperti LAN, dll. Apalagi dengan adanya teknologi cloud computing, tentunya kita tidak perlu mengeluarkan cost lebih banyak untuk membeli dan me-maintain hardware lagi.
Akan tetapi hal ini menjadi malapetaka tersendiri bagi para perusahaan hardware. Dimana banyak dikabarkan dari beberapa perusahaan besar hardware dunia yang kian lama penjualan mereka kian merosot. Banyak karyawan-karyawan tak bersalah di PHK untuk mengatasi hal ini.
Masyarakat modern kini selalu menginginkan hal yang simple dengan tingkat efisiensi yang tinggi. Seperti hanya membeli tablet PC dan laptop dan mengkoneksikannya dengan teknologi internet.
3 Sub-poin diatas merupakan pandangan akan hal yang benar-benar terjadi dalam dunia bisnis ini. Bisa kita lihat, hal-hal tersebut menjadi kesempatan sekaligus menjadi bahaya yang luar biasa bagi para pelaku bisnis di dunia.
Lain lagi jika pandangan kita, kita ubah menjadi pandangan suatu Negara akan hal ini. Bukan hanya perang dunia yang menjadi bahaya. Tetapi War of innovation lebih menjadi bahaya besar bagi suatu Negara dalam memajukan dan mengembangkan sumber daya Negara tersebut. Baik sumber daya manusia, maupun sumber daya teknologi. Lihat saja fakta pada saat ini. Dimana bangsa  bangsa dunia mengagumi dan menjadikan Negara Amerika sebagai salah satu kiblat dalam kemajuan teknologinya. Tidak bisa kita pungkiri, Amerika Serikat memang salah satu Negara yang saat ini berkuasa dalam hal teknologi. Sehingga dengan mudah hal tersebut bisa membuka peluang Negara Amerika untuk menguasai pasar dunia.
Saya akui, Amerika memang memiliki sumber daya manusia yang kuat. Sehingga bisa menjadikan tanah air mereka menjadi satu kesatuan Negara penuh dengan inovasi. Meskipun tidak hanya Amerika saja yang memiliki kekuatan seperti itu, di Asia pun terdapat beberapa pilar kuat dalam hal teknologi seperti Jepang, China, India dan Korea.
Mungkin bagi Negara pesaing kuat lainnya seperti Rusia dan Jepang, hal tersebut tidak menjadi satu masalah besar dalam permasalahan tata Negara. Karena memang daya saing mereka dalam berinovasi sangat kuat pula.
phone2

contoh gambar inovasi teknologi smartphone
Namun bagaimana bagi Negara berkembang ataupun Negara miskin? Hal ini menjadi permasalahan besar bagi kita. Masa depan Negara-negara ini akan semakin terpuruk karena tenggelam dalam persaingan inovasi teknologi dari Negara-negara maju dunia.
Yang alhasil, kita hanya bisa berkiblat dan terus menyewa serta membeli barang-barang teknologi buatan Negara maju. Alias, kita tidak bisa menciptakan. Karena jika sekarang ini daya saing dari Negara berkembang belum bisa menghantam kedudukan Negara maju, bagaimana dengan inovasi teknologi kita di masa yang akan datang? Bagaimana nasib kempetitor bisnis orang kita untuk bersaing keluar. Hal ini tentunya bisa kita jadikan motivasi bagi diri kita, karena untuk mengubah Negara ini, hal yang pertama bisa kita lakukan adalah mengubah diri kita sendiri terlebih dahulu. Kearah kualitas sumber daya manusia yang terus membaik.

Jumat, 02 Januari 2015

Konsep Sistem Komponen Robot Manipulator


1.1  Robot Manipulator

Pada awalnya, aplikasi robot hampir tak dapat dipisahkan dengan industri sehingga muncul istilah industrial robot dan robot manipulator. Definisi yang populer ketika itu, robot industri adalah suatu robot tangan (arm robot) yang diciptakan untuk berbagai keperluan dalam meningkatkan produksi, memiliki bentuk lengan-lengan kaku yang terhubung secara seri dan memiliki sendi yang dapat bergerak berputar (rotasi) atau memanjang/memendek (translasi atau prismatik). Satu sisi lengan yang disebut sebagai pangkal ditanam pada bidang atau meja yang statis (tidak bergerak), sedangkan sisi yang lain yang disebut sebagai ujung (end of effector) dapat dimuati dengan tool tertentu sesuai dengan tugas robot. Dalam dunia mekanikal, manipulator ini memiliki dua bagian, yaitu tangan atau lengan (arm) dan pergelangan (wrist). Pada pergelangan ini dapat diinstall berbagai tool.

Dewasa ini mungkin definisi robot industri itu sudah tidak sesuai lagi karena teknologi mobile robot juga sudah dipakai meluas sejak awal 80-an. Seiring itu pula kemudian muncul istilah robot humanoid (konstruksi mirip manusia), animaloid (mirip binatang), dan sebagainya. Bahkan kini dalam industri spesifik seperti industri perfilman, industri angkasa luar dan industri pertahanan atau mesin perang, robot arm atau manipulator bisa jadi hanya menjadi bagian saja sistem robot secara keseluruhan.

            Manipulator robot adalah sistem mekanik yang menunjukkan pergerakan dari robot. Sistem mekanik ini terdiri dari susunan link(rangka) dan joint (engsel) yang mampu menghasilkan gerakan yang terkontrol. Hanya dua tipe dasar dari

·         jenis yang digunakan pada industri yaitu:

·         Revolute joint (R) yaitu perputaran pada sumbu tertentu

·         Prismatic joint (P) yaitu pergeseran sepanjang sumbu tertentu


Dengan dua tipe joint di atas maka dapat dibuat manipulator dengan dua, tiga bahkan enam derajat kebebasan adalah jumlah arah yang independen, dimana end effector (berupa griper/tool) dapat bergerak.




Pada dasarnya dilihat dari struktur dan fungsi fisiknya (pendekatan visual) robot terdiri dari dua bagian, yaitu:

1. Mobile Robot

Robot mobil atau mobile robot adalah konstruksi robot yang ciri khasnya adalah mempunyai aktuator berupa roda untuk menggerakkan keseluruhan badan robot tersebut, sehingga robot tersebut dapat melakukan perpindahan posisi dari satu titik ke titik lain. Mobile robot adalah tipe robot yang paling populer dalam dunia penelitian robot. Sebutan ini biasa digunakan sebagai kata kunci utama untuk mencari rujukan atau referensi yang berkaitan dengan robotik di internet. Publikasi dengan judul yang berkaitan mobile robot sering menjadi daya tarik, tidak hanya bagi kalangan peneliti, tapi juga bagi kalangan awam. Dari segi manfaat, penelitian tentang berbagai tipe mobile robot diharapkan dapat membantu manusia dalam melakukan otomasi dalam transportasi, platform bergerak untuk robot industri, eksplorasi tanpa awak dan masih banyak lagi.

2. Non Mobile Robot

Dari kelompok non mobile robot, merupakan robot yang hanya berdiri pada satu titik tempat secara terus menerus dalam menjalankan fungsinya. Robot jenis ini biasa disebut robot manipulator atau arm robot, atau robot industri. Karena pada penerapannya, robot ini lebih berperan seperti layaknya tangan manusia. Salah satu contoh robot industri adalah robot yang terdapat di pabrik-pabrik perakitan mobil yang biasa berperan sebagai penyambung (las)

pada bagian-bagian kendaraan.  Pada jenis robot ini sistem mekanik dari robot terdiri dari dua susunan rangka (link) dan engsel (joint) yang mampu menghasilkan gerakan terkontrol. Terdapat dua tipe dasar dari jenis yang digunakan dalam industri, yaitu:

a. Revolute Joint (R), perputaran pada sumbu tertentu

b. Prismatic Joint (P), pergeseran sepanjang sumbu tertentu

Pada akhirnya kombinasi antara mobile robot dengan non mobile robot dapat menghasilkan kelompok kombinasi konvensional (mobile dengan nonmobile) serta kelompok non-konvensional. Untuk kelompok pertama sengaja diberi nama konvensional, karena nama yang dipakai dalam konteks penelitian adalah nama-nama yang dianggap umum, seperti mobile manipulator, robot pemanjat (climbing robot), dan walking robot. Sedangkan kelompok non konvensional dapat berupa robot humanoid, animaloid, extra-ordinary, atau segala bentuk inovasi penyerupaan yang bisa dilakukan.




1.2  Konsep Sistem Komponen Robot Manipulator


            


            Disini di jelaskan dimana bentuk komponen-komponen pada robot manipulator saling terhubung sesuai dengan bentuk kerjanya.


1.2.1        Input Devais

Robot juga membutuhkan masukan (input) yang akan menentukan apa yang harus dilakukan oleh robot. Input ini umumnya masuk ke dalam otak robot dengan berbagai macam cara. Ada yang menggunakan remote, atau diberikan sebelum robot diaktifkan. Dan ada juga yang langsung diberikan pada robot melalui programnya. Pada jenis yang ketiga ini, begitu robot dinyalankan ia akan menjalankan apa yang sudah ditentukan baginya. Hal ini sangat berlaku bagi robot-robot industri pada umumnya. Sedangkan, untuk tipe yang pertama dan kedua agak berbeda. Perintah datang dari luar. Tentu saja perintah perintah ini harus sesuai dengan kemampuan si robot itu sendiri, sebab bila tidak, tentu si robot tidak akan menjalankannya. Robot juga dapat menerima masukan dari robot itu sendiri tanpa adanya campur tangan manusia secara langsung, yaitu melalui sensor.




1.2.2        Sensor

Robot juga dapat menerima masukan dari robot itu sendiri tanpa adanya campur tangan manusia secara langsung, yaitu melalui sensor. Sensor dapat dianalogikan sebagai mata dari sebuah robot. Sensor sangat membantu dalam pendeteksian benda/komponen yang merupakan objek/tujuan kerja dari robot sesuai tingkat keahlian/kecerdasan dari robot itu sendiri yang telah di tentukan sebelumnya.

·         Sensor eksternal

ü  Sensor Ultrasonic

Ultrasonic secara khas menggambarkan suatu sensor yang mengirimkan sinyal berfrekuensi tinggi melalui jarak yang dapat diatur, dan bereaksi terhadap perubahan dalam gelombang tekanan suara yang disebabkan oleh gerakan. Aplikasi dan studi gelombang yang memiliki frekuensi diatas batas pendengaran manusia (kira-kira 16 KHz). Gelombang suara berisi mengenai suatu rangkaian tekanan yang merambat melalui suatu medium dengan beberapa percepatan yang terbatas. Gelombang ini bergerak menjauh dari sumber bunyi,  Dengan menggunakan sensor ultrasonic, robot dapat berbelok bila didepannya ada benda penghalang.

ü  Sensor Jarak (Proximity Sensor)

Tidak seperti sensor mekanik yang lain, Proximity Sensor dapat mendeteksi objek tanpa bersentuhan secara fisik. Oleh karena itu proximity sensor ini memiliki kelebihan, diantaranya :

§  Respon yang cepat

§  Tahan lama

§  Memiliki kehandalan yang tinggi

§  Power supply 4,5 - 5,5 Volt.

§  Tidak membutuhkan rangkain kontrol eksternal

§  Tidak begitu dipengaruhi oleh kondisi pencahayaanruangan

Sekalipun dengan kelebihan diatas, proximity sensor tidak sepenuhnya dapat diandalkan. Jadi pemilihan sensor dipilih menurut aplikasi tertentu, banyak jenis dari proximity sensor yang tersedia dan seringkali disesuaikan      dengan prinsip kerjanya, diantaranya : pembangkit frekuensi yang tinggi,     magnetic, ultrasonic, dan gelombang radio.




ü  Sensor Gerak

Sensor gerak merupakan sensor yang mendeteksi perubahan suhu di mana bila terjadi perubahan suhu maka sensor mengirim informasi kepada mikrocontroler dan melakukan kerja sesuai program yang telah di tentukan.


1.2.3        Computer Controler (Sistem Kendali) Dan Program Penyimpanan

Masalah pengendalian berkaitan erat dengan strategi yang memungkinkan sebuah mikrokontroler mengarahkan gerakan-gerakan dari sebuah robot melalui sensor, dan penyampaian respon robot tersebut ke mikrokontroler. Pada kenyataannya mengkombinasikan CPU dengan memori dan I/O dapat juga dilakukan dalam level chip, yang menghasilkan Single Chip Microcomputer SCM) untuk membedakannya dengan mikrokomputer. Untuk selanjutnya SCM ini dapat disebut dengan mikrokontroler. Berikut adalah suatu prinsip kendali yang berhubungan dengan kontrol robot.


ü  Kendali loop terbuka (open loop control)

Kendali loop terbuka merupakan suatu prinsip kendali dimana aliran informasinya dari input ke output didalamnya tidak terdapat feedback control sehingga dalam pelaksanaan suatu proses kendali akan bekerja secara “membuta” dan ruang lingkup kerja dari kendali jenis ini tidak terbatas[6]. Gambaran prinsip kendali loop terbuka diperlihatkan pada gambar 2.2 dibawah ini :




ü  Kendali Loop Tertutup (close Loop Control)

Kendali loop tertutup merupakan kebalikan dari prinsip kendali loop terbuka. Pengertiannya adalah suatu prinsip kendali dimana loop tersebut memiliki lintasan yang tetutup untuk proses aliran informasinya dari input ke output dan kembali ke input lagi karena adanya feedback control. Pada pembuatan alat ini, penulis menggunakan prinsip close loop control. Beikut adalah blok diagram dari close loop control :









ü  Program Penyimpanan

Pada suatu mikrokontroler subuah tempat penyimpanan yang setelah atau sebulum program di jalankan (tergantung program) maka semua intruksi/perintah atau program tersimpan dalam media penyimpanan pada mikrokontroler menggunakan Errassable Programmable Read Only Memory (EPROM) sebagai media penyimpan programnya.


1.2.4        Catu daya

            Perangkat kontrol lengan robotik ini merupakan perangkat digital yang membutuhkan teganan DC kostan 24 volt. Dimana sebagai sumber daya yang digunakan dalam hal ini adalah pada printer. Catu Daya(Power supply) adalah sebuah unit yang menyediakan tenaga.

            Dalam hal ini catu dapat berfungsi dengan berbagai macam perantara :

v  Elektrik :

ü  Motor Stepper


Motor stepper banyak digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang menggunakan torsi yang kecil, seperti penggerak pada piringan disket atau 24 piringan CD. Pada dasarnya motor stepper merupakan motor dc yang tidak memiliki komutator. Umumnya motor stepper hanya mempunyai kumparan pada statornya, sedangkan bagian rotornya merupakan magnet permanen. Pada pengoperasian motor stepper ini berdasarkan pulsa-pulsa listrik. Setiap kali mengirim pulsa ke pengontrol elektronik, maka motor akan bergerak “selangkah”, yaitu satu putaran sudut kecil. Ukuran langkah tersebut bergantung pada perancangan motor, dapat sekecil 1,5 derajat sampai paling besar 30 derajat. Motor akan berputar lebih cepat atau lebih lambat dengan mengirim lebih banyak atau lebih sedikit pulsa dalam tiap detiknya.motor stepper dapat diatur posisinya untuk berada pada posisi tertentu dan/atau berputar ke arah yang diinginkan (searah jarum jam atau sebaliknya). Kecepatan motor stepperpada dasarnya ditentukan oleh kecepatan pemberian data pada komutatornya. Semakin besar data yang diberikan maka semakin cepat pula putaran pada motor.


ü  Motor DC

Motor DC merupakan suatu motor yang mempunyai dua bagian pokok, yaitu:

1. Rotor atau armature, yaitu bagian yang berputar (rotating part). Rotor ini berupa sebuah koil di mana arus listrik mengalir.

2. Stator, yaitu bagian yang tetap (stationery part), Stator ini menghasilkan medan magnet , baik yang dibangkitkan dari sebuah koil (elektromagnet) ataupun magnet permanen.

v  Pneumatik

Kelebihan sistem penggerak pneumatik adalah:

ü  Menggunakan udara sebagai penggerak piston sehingga lebih murah dari pada sistem penggerak hidrolik.

ü  Diperkenankan adanya sedikit kebocoran

ü  Mempunyai respon lebih cepat daripada sistem penggerak hidrolik


v  Hidrolik

Keuntungan yang didapatkan jika menggunakan penggerak hidrolik adalah:

ü  Mampu menghasilkan daya yang besar tanpa memerlukan roda-roda gigi, cukup dengan pengendalian aliran fluida

ü  Piston dapat bergerak secara mulus dan cepat

ü  Tidak perlu khawatir akan percikan api seperti pada motor listrik

ü  Cocok dipakai pada lingkungan kerja yang mudah terbakar


1.2.5        Lengan mekanik

Dalam konfigurasi lengan mekanik ini terdapat 4 tahap dalam rangkaian lengan yaitu.
1.
Aluminium dan Spring .

pada lengan robot ini menggunakan jenis robot artikulasi dengan pengerak motor steper, kerena robot yang dibutuhkan adalah robot yang mempunyai banyak arah gerakan sehingga kami memilih menggunakan robot jenis ini. menggunakan gripper mekanik untuk komponen 1 (piston) aluminium & komponen 2 per (spring).


2.   Piston stop. Pencekram/Penggenggam Dalam

Menggunakan gripper mekanik karena komponen yang digunakan berbentuk silinder sehingga membutuhkan desain griper yang dapat menggenggam atau mencengkeram dan menahan objek. Gripper mekanika memiliki dua jari sehingga dapat mencengkeram sekaligus menahan komponen piston aluminium dan per (spring) dengan baik.

3.  Piston Top

Pada lengan robot ini menggunakan jenis robot artikulasi dengan pengerak motor steper, kerena robot yang dibutuhkan adalah robot yang mempunyai banyak arah gerakan sehingga kami memilih menggunakan robot jenis ini. Menggunakan gripper mekanik pencengkeram dalam untuk komponen 2 (piston stop). menggunakan gripper ini karena komponen yang digunakan berbentuk silinder, tetapi pada bagian luar atasnya terdapat tonjolan yang agak panjang dan tipis sehingga bila menggunakan gripper mekanik pencengkeram/penggenggam luar akan terjadi kesulitan untuk menggenggamnya. Maka dari itu kami memilih gripper pencengkeram/penggenggam dalam karena pada bagian dalam tidak terdapat tonjolan dan berbentuk silinder.


4.  Penutup.

 pada lengan robot ini menggunakan jenis robot artikulasi dengan pengerak motor steper, kerena robot yang dibutuhkan adalah robot yang mempunyai banyak arah gerakan sehingga kami memilih menggunakan robot jenis ini.
menggunakan gripper magnet untuk komponen 4 (penutup). Menggunakan gripper magnet pada komponen ke-4 atau pada komponen cover (steel) ada beberapa tinjauan:
1)Ditinjau dari hemat listrik : ketika menggunakan gripper magnet tidak dibutuhkannya arus tambahan yang berarti akan menghemat energi pada sistem robot.
2)Ditinjau dari segi ukuran benda: Gripper magnet memiliki kemampuan untuk menangani logam yang berlubang (pada komponen cover/steel berlubang). Selain itu ukuran dari benda yang akan diambil terlalu tipis untuk diambil dengan griper yang lain.

5. Baut

Menggunakan gripper obeng untuk komponen 5 yaitu baut (screw).
Menggunakan lengan SCARA (selectifve assembly robot arm) karena fungsi pergerakan dari lengan ini banyak digunakan untuk pergesaran kekanan dan kekiri.


1.2.6        Prangkat gripper

            Gripper adalah sebuah efektor yang berfungsi untuk menggenggam dan menahan objek. Dengan ini gripper terbagi dalam dua macam

A.     Griper Mekanik

Mekanikal gripper didesain untuk menggenggam dan menahan objek dengan memberikan kontak pada objek. Biasanya menggunakan finger/jari mekanik yang disebut dengan jaws. Finger ini dapat dilepas dan dipasang sehingga sangat fleksibel pemakaiannya. Sumber tenaga yang berikan pada gripper ini bisa berupa pneumatik, hidrolik dan elektrik.

B.     Griper Magnet

Gripper magnet bekerja karena efek bidang magnet, sehingga menimbulkan hisapan atau tarikan pada komponen yang akan di handel. Gripper magnetic dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu menggunakan electromagnet dan menggunakan maget permanen.

 Electromagnet menggunakan sumber arus dan lebih mudah untuk dikontrol dibandingkan dengan menggunakan magnet permanen. Pada gripper magnet menggunakan electromagnet saat menghisap dan melepas komponen yang akan ditangani menggunakan metode on dan off arus yang mengalir pada electromagnet.

Keuntungan permanen magnet adalah tidak dibutuhkannya arus tambahan yang berarti akan menghemat energi pada sistem robot. Kelemahan sistem ini adalah kesulitan pada pengontrolan. Saat gripper mendekat pada komponen atau objek untuk menangkat, kemungkinan tertariknya material lain berasal dari besi, maka kemungkinan besar akan tertarik. Permanen magnet sering digunakan pada penanganan material yang berada pada lingkungan berbahaya seperti ledakan. Lingkungan yang mempunyai daya ledak tinggi akan membahayakan arus listrik yang mengalir pada elektromagnet.

Keuntungan menggunakan gripper magnetic adalah : Ukuran komponen yang bisa bervariasi, dari kecil hingga komponen yang besar. Mempunyai kemampuan untuk menangani logam yang berlubang. Pada griper vakum tidak bisa menangani hal tersebut. Dapat menangani beberapa komponen, tergantung dari jumlah gripper yang dipasangkan pada wrist.
 

Aplikasi untuk Manajemen Jaringan LAB/LAN


Apakah anda sebagai guru/dosen/siswa/mahasiswa/ atau ..atau.. tidak penting lah status anda yang terpinting disini anda bisa melakukan manajemen komputer yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dalam sebuah Lab sekolah atau warnet. sebenarnya orang-orang banyak menggunakan aplikasi ini untuk Lab sekolah, tapi tidak apa2 juga untuk di warnet...he.,he,..


Jadi dengan aplikasi ini anda bisa mengontrol penuh alias memenej semua komputer yang ada dalam sebuah lab sekolah. diman setiap komputer tersebut sudah dalam satu kesatuan jaringan yang disebut dengan Jaringa LAN.

beberapa aktifitas yang bisa kita lakukan dengan aplikasi in diantaranya :
- mengendalikan komputer client 100% ,
- melihat layar client
- mematikan keyboard, mengendalikan mose,
- menyalakan dan mematikan komputer,
- dll , tergantung dari fitur aplikasi.

teknis pemakain : aplikasi ini di instalkan di 2 komputer (server dan client)

Beberapa Aplikasi tersebut diantaranya :


  1. iTALC : aplikasi ini memiliki licensi gratis (GPL) banyak kelebihan yang iTALC juga menyediakan fitur tambahan seperti penyiaran, mengunci workstation dan membuka program. Aplikasi Open Source ini telah mendukung Linux dan Windows dan bahkan dapat digunakan secara terbuka/transparan di lingkungan yang bercampuran (antar OS). silahkan Download

  2. Net Control
    Net Control alat kontrol sederhana dan terpercaya untuk simulasi remote administrator sekolah, kantor, rumah atau jaringan lokal lainnya. Fitur utama dari Net Control ini adalah memungkinkan untuk melakukan pengoperasian pada beberapa komputer secara bersamaan.

    Beberapa fitur Net Control :
    • Fitur Remote Desktop untuk (melihat dan mengendalikan komputer pengguna, menggunakan keyboard dan mouse; kontrol beberapa komputer secara bersamaan).
    • Fitur Broadcast Desktop Berbagi instruktur atau pengguna setiap desktop dengan pengguna lain, tergantung pada jumlah computers dalam jaringan.
    • Fitur Desktop Record untuk mempersiapkan tutorial elektronik dan membaginya dengan pengguna.
    • File Manajemen, menyebarkan dokumen dan program, mengatur file jarak jauh, dan dukungan virtual folder.
    • Remote manajemen daya: merestart, menghidupkan komputer dan mematikan komputer melalui LAN, switch komputer untuk stand-by dan hibernate mode.
    • Bicara dengan Pengguna, mengirim pesan (teks, grafik, suara).
    • Mengelola program remote: menjalankan, menghentikan dan menonaktifkan aplikasi, program dan layanan.
    • Kontrol akses ke Pengguna Internet : melacak pegunjung situs web, blok dinamis dan memungkinkan akses ke situs web atas dasar nama domain atau web-halaman isi.
    • Otomatisasi: makro-perintah, eksekusi batch, tugas terjadwal.

    Silahkan Download  

Mungkin 2 Aplikasi itu saja yang saya sajikan di postingan ini, mudah-mudahan dilain kesempatan saya share lagi Aplikasi yang lain. 

Trimakasih.

Selasa, 09 Desember 2014

Tank Ampibi Buatan PT. Wirajayadi Bahari


Tank APC Amphibi buatan PT. Wirajayadi Bahari (Foto : Wirajayadi Bahari)
JAKARTA - Perusahaan asal Indonesia, PT. Wirajayadi Bahari berhasil membangun prototype kendaraan tempur (Ranpur) angkut pasukan amfibi berbasis ranpur BTR-50 yang di proyeksikan untuk memodernisasi ranpur lama untuk kebutuhan Marinir TNI AL.

"Hasil produksinya telah diuji coba dan memenuhi standar dan keselamatan TNI AL serta ergonomis sebagai kendaraan tempur amphibi, yang memenuhi standar operasional TNI AL," ungkap pemilik PT Wirajayadi Bahari, Bintoro, di Mabes TNI, Jakarta.

Dia menjelaskan, proses pembangunan dilakukan di Detasemen Pemeliharaan dan Perbekalan Marinir Surabaya. Ranpur angkut Amphibi ini dapat disejajarkan dengan produk sejenis dari negara lain, jelasnya. Berikut foto-foto Amphibi buatan Wirajayadi Bahari

Spesifikasi :

Panjang: 8.70 m
Lebar: 3.50 m
Tinggi: 2.30 m
Berat: 20 ton
Daya Angkut: 2 Awak & 20 pasukan
Kec. di darat: 70 kph
Kec. di laut: 14 kph

Daya Tempuh :

di darat: 370 km
di laut: 90 km

Semoga APC Amphibi ini dengan pengembangan yang modern, baik desain maupun fungsinya dapat menggantikan Alutsista kendaraan TNI AL yang telah uzur kedepan.

Rabu, 15 Oktober 2014

Pengertian Istilah GENERASI Pada PESAWAT TEMPUR


Pesawat tempur Amerika terbaru, F-22 Raptor dan F-35 JSF atau T-50 Rusia sering disebut-sebut sebagai pesawat tempur generasi kelima. Ada juga generasi 4 atau 4,5 seperti beberapa varian Sukhoi dan F-18 Super Hornet. Kali ini kita akan membahas pengertian istilah "generasi" pada pesawat tempur dan tipe-tipe pesawat yang temasuk di dalamnya.
Istilah "generasi" pada pesawat tempur mengacu pada fitur yang terdapat pada pesawat tempur tersebut, dimana pesawat tempur dari sebuah generasi tertentu memiliki tipe mesin, avionik dll tertentu dan pesawat tempur generasi berikutnya bisa dipastikan memiliki tipe mesin, avionik dll yang lebih unggul (superior)

Terminologi tidak resmi mengenai istilah generasi ini dikemukakan oleh Richard P. Hallion, seorang senior adviser mengenai isu kedirgantaraan di Pentagon, Amerika Serikat. Tidak ada pusat register yang mengkualifikasi sebuah jet tempur itu masuk generasi mana, dan pengkategorion "generasi" ini juga tidak selalu tepat. Terkadang masih banyak terdapat perbedaan pendapat diantara analis-analis kedirgantaraan.
Setiap generasi pesawat tempur biasanya dua kali lebih mahal (rata-rata, dalam dolar konstan) dari generasi sebelumnya. Namun, setiap generasi juga sekitar dua kali lebih aman untuk terbang dan lebih mudah dioperasikan. Tentu, setiap generasi dua kali lebih efektif seperti sebelumnya.
Generasi Pertama (1945-1955)

Generasi ini meliputi semua pesawat tempur awal sampai dengan pesawat tempur yang digunakan dalam Perang Korea. Model awalnya serupa dengan kontruksi pendahulunya, yaitu menggunakan mesin turbojet generasi 1 dan 2. Pesawat-pesawat dari generasi pertama ini cukup sulit untuk diterbangkan dan mesinnya masih belum bisa diandalkan.

Pesawat tempur generasi pertama antara lain Messerschmitt Me 262 Jerman dan Meteor Gloster Inggris saat Perang Dunia II. Pada saat Perang Korea, pesawat generasi pertama yang digunakan adalah MiG 15 yang berhadapan dengan F-86 Sabre.

Messerschmitt Me 262 di Museum Jerman
Messerschmitt Me 262 di Museum Jerman (Fotografer : de:Benutzer:Softeis)

Pesawat tempur generasi pertama, antara lain :
Jerman : Messerschmitt Me 262, Heinkel He 162
Inggris : Gloster Meteor, de Havilland Vampire, Hawker Sea Hawk, Supermarine Attacker
Perancis : Dassault Ouragan
Amerika Serikat : Bell P-59 Airacomet, Lockheed P-80 Shooting Star, McDonnell FH Phantom, Ryan Aeronautical FR Fireball
Uni Soviet : Mikoyan-Gurevich MiG-9 'Fargo', Yakovlev Yak-15/17 'Feather'
Generasi Kedua (1950-1965)

Pesawat tempur generasi kedua sudah lebih handal namun masih berbahaya untuk mengoperasikannya. Pesawat tempur generasi ini mulai menggunakan radar onboard dan rudal passive-homing infrared-guided (IR). Tingkat sensor rudal IR ini masih rendah dan bidang pandangnya sangat sempit (biasanya tidak lebih dari 30 °). Yang termasuk di generasi ini, antara lain F-104 dan MiG-21.

F-105 Thunderchief
F-105 Thunderchief Amerika Serikat (Foto : AlfvanBeem)

Pesawat tempur generasi kedua, antara lain :
Perancis : Dassault Super Mystère, Dassault Étendard IV, Dassault Mirage III/Dassault Mirage 5
India : HAL HF-24 Marut
Israel : IAI Nesher
RRC : Shenyang J-6, Chengdu J-7
Uni Soviet : Mikoyan-Gurevich MiG-19, Mikoyan-Gurevich MiG-2, Sukhoi Su-7, Sukhoi Su-9/Sukhoi Su-11, Yakovlev Yak-38 (AL)
Swedia : Saab 32 Lansen, Saab 35 Draken
Inggris : De Havilland Sea Vixen (AL), English Electric Lightning, Gloster Javelin, Hawker Hunter, Supermarine Scimitar (AL), Supermarine Swift
Amerika Serikat : Chance Vought F-8 Crusader (AL), Convair F-102 Delta Dagger, Convair F-106 Delta Dart, Douglas Aircraft Company F4D Skyray (AL), Grumman F-11 Tiger (AL), Lockheed Corporation F-104 Starfighter, McDonnell Aircraft F-101 Voodoo, North American Aviation F-100 Super Sabre, North American Aviation FJ-4 Fury (AL), Republic Aviation Company F-105 Thunderchief

Generasi Ketiga (1965-1975)

Pola dasar dari pesawat tempur generasi ini adalah McDonnell Douglas F-4 Phantom II, merupakan pesawat tempur AS dengan jumlah produksi terbanyak sampai saat ini. Fiturnya antara lain :
  • Peningkatan sistem rudal udara-ke-udara
  • Peningkatan sistem radar
  • Avionik lebih baik
  • Perlengkapan standar senjata
  • Rudal udara-ke-udara menjadi senjata utama, menggunakan radar yang lebih canggih dan rudal jarak menengah RF AAMs untuk hasil yang lebih baik
  • Rudal pandu udara-ke-darat
  • Avionik untuk serangan darat ditingkatkan
  • Terrain-avoidance systems
  • Rudal udara-ke-permukaan (ASM) yang dilengkapi dengan elektro optik (EO) pencari kontras menjadi senjata standar
  • Peningkatan laser-guided bombs (LGBs)
Mitsubishi F-1 Jepang
Mitsubishi F-1 Jepang (Foto: Taisyo/Wikipedia User)

Pesawat tempur generasi ketiga, antara lain :
Perancis : Dassault Mirage F1, Dassault-Breguet Super Étendard (AL)
Iran : HESA Azarakhsh, HESA Saeqeh
Israel : IAI Kfir
Italia : Aeritalia F-104S
Jepang : Mitsubishi F-1
RRC : Chengdu J-7E/G, Shenyang J-8/Shenyang J-8II
Afrika Selatan : Atlas Cheetah
Uni Soviet : Mikoyan-Gurevich MiG-21bis, Mikoyan-Gurevich MiG-23, Mikoyan-Gurevich MiG-25, Sukhoi Su-15, Sukhoi Su-17, Tupolev Tu-28
Swedia : Saab 37 Viggen
Inggris : British Aerospace Sea Harrier (AL), BAE Harrier II (AL)
Amerika Serikat : McDonnell Douglas F-4 Phantom II, Northrop F-5


Generasi Keempat (1970-2010)

Desain pesawat generasi keempat sangat dipengaruhi dari "pelajaran" yang diperoleh pada pesawat generasi ketiga. Pesawat tempur generasi ini antara lain F-14, F-15, F-16 dan F-18 dengan fitur:
  • Manuver jauh lebih baik karena stabilitas statis yang rendah
  • Kemajuan dalam komputer digital dan teknik integrasi sistem
  • Upgrade sistem radar seperti AESA, digital avionics buses dan IRST
Generasi 4,5 

Analis kedirgantaraan Amerika Serikat mendefinisikan pesawat tempur generasi 4,5 adalah pesawat tempur yang menggunakan radar AESA, kapasitas data-link yang tinggi, upgrade avionik dan kemampuan untuk menggunakan senjata canggih yang ada saat ini dan masa depan.

Sukhoi Su-35, Su-34 terbang bersama T-50
Sukhoi Su-35, Su-34 terbang bersama T-50 (Foto: Alex Beltyukov/Wikipedia)

Pesawat tempur generasi 4 dan 4,5, antara lain :
Perancis : Dassault Mirage 2000/N/D, Dassault Rafale
India : India, HAL Tejas
Rusia : Sukhoi Su-30MKI
Israel : IAI Kfir (C.10 and C.12)
RRC : Chengdu J-10, Shenyang J-11, Shenyang J-15 (proposed for AL), Shenyang J-16, AIDC F-CK-1 Ching-kuo
Pakistan : JF-17 Thunder
Uni Soviet - Rusia : Mikoyan MiG-29/MiG-29M/MiG-35, Mikoyan MiG-29K (AL), Mikoyan MiG-31, Sukhoi Su-27/Su-30/Su-35, Sukhoi Su-33 (AL), Sukhoi Su-34, Sukhoi Su-30
Korea Selatan : KAI FA-50
Swedia Saab JAS 39 Gripen
Inggris (Join) : Eurofighter Typhoon
Italia (Join) : Panavia Tornado ADV
Amerika Serikat : General Dynamics/Lockheed Martin F-16 Fighting Falcon, Grumman F-14 Tomcat (AL), McDonnell Douglas F/A-18 Hornet/F/A-18E/F Super Hornet (AL), McDonnell Douglas/Boeing F-15 Eagle/F-15E Strike Eagle/F-15SE Silent Eagle
Jepang (Join) : Mitsubishi F-2


Generasi Kelima (1995 - 2025)

Desain pesawat generasi kelima ini umumnya lebi terfokus pada radar cross-section (RCS), body terbuat dari bahan komposit guna menghasilkan fitur siluman dan mengurangi bobot pesawat dan prosessor utama mengontrol semua sensor dan menggunakan mesin berkinerja tinggi.

F-22 Raptor
F-22 Raptor

Pesawat tempur generasi kelima, antara lain :
Amerika Serikat : Lockheed Martin/Boeing F-22 Raptor (Production - 195 aircraft), Lockheed Martin F-35 Lightning II (Join) masih dalam tahap pengembangan.
Rusia Sukhoi PAK FA T-50, Mikoyan LMFS (masih dikembangkan)RRC : J-20, J-31 (masih dikembangkan)
India : Advanced Medium Combat Aircraft (masih dikembangkan)
Korea/ Indonesia : KAI KF-X - 2020 (masih dikembangkan)
Rusia/ India : Sukhoi/HAL FGFA (masih dikembangkan)
Jepang : Mitsubishi F-3 - 2027 (masih dikembangkan)


Generasi Keenam (Rencana)

Pesawat tempur generasi keenam ini belum pernah ada, masih konseptual. Namun Amerika Serikat menargetkan pesawat generasi keenam sudah akan memperkuat Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS pada rentang 2025-2030. - Baca juga daftar jet tempur dunia berdasarkan tahun pembuatan -
Akhir kata - setelah hampir 5 jam nulis artikel ini he..-, berbicara mengenai Rusia, hingga kini negara ini masih mengembangkan pesawat tempur generasi ke-5 mereka, meskipun beberapa turunan dari Su-27 setidaknya sudah generasi 4,5. Salah satu penyebab Uni Soviet runtuh adalah kenyataan bahwa mereka kala itu tidak mampu mengembangkan pesawat tempur generasi ke-5 untuk tetap kompetitif dengan Amerika.

Uni Soviet banyak memilki ide menarik di papan gambar dan dalam pengembangan industri kedirgantaaraan, namun kebangkrutan sebagian besar industri penerbangan militer mereka selama tahun 1990-an telah menghancurkan segalanya. Saat ini Rusia sedang berencana untuk membuat pesawat tempur generasi ke-6 yang kemungkinan akan diawaki oleh robot. Kita tunggu saja.